Berita

Berita Thumbnail
Minggu, 16 November 2025

Badan Keahlian Teknik Industri – Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI-PII) bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Jakarta Raya (HIPMI Jaya) menggelar Kunjungan Industri dan Talkshow Industri bertajuk “Mewujudkan Sinergi Logistik dan Rantai Pasok Terintegrasi di Era Industri 4.0” di PT Kawan Lama Solusi

Jakarta, 6 November 2025
Sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara dunia industri, profesi, dan bisnis dalam menghadapi transformasi digital, Badan Keahlian Teknik Industri – Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI-PII) bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Muda Jakarta Raya (HIPMI Jaya) menggelar Kunjungan Industri dan Talkshow Industri bertajuk “Mewujudkan Sinergi Logistik dan Rantai Pasok Terintegrasi di Era Industri 4.0” di PT Kawan Lama Solusi, Kamis (6/11).

Kegiatan diawali dengan kunjungan lapangan, di mana para peserta berkesempatan meninjau langsung fasilitas dan penerapan teknologi terkini di PT Kawan Lama Solusi. Melalui kunjungan ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang bagaimana inovasi otomasi, sistem pergudangan cerdas, dan digitalisasi diterapkan dalam praktik industri modern.

Setelah sesi kunjungan, acara dilanjutkan dengan Talkshow Industri yang berlangsung di Ballroom PT Kawan Lama Solusi. Acara dibuka oleh tiga narasumber utama:

1. Ferry Ardiwinata, Director PT Kawan Lama Solusi
2. Wiza Hidayat, Ketua Badan Keahlian Teknik Industri – Persatuan Insinyur Indonesia
3. M Halim Latuconsina, Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan – BPD HIPMI Jaya

Dalam sambutannya, Wiza Hidayat menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperkuat daya saing nasional dan meningkatkan produktivitas industri.

“Transformasi industri tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, dan organisasi profesi untuk menciptakan sistem logistik dan rantai pasok yang efisien, adaptif, dan berdaya saing global. Dengan sinergi yang kuat, kita tidak hanya mempercepat digitalisasi, tetapi juga mampu mendorong peningkatan produktivitas nasional secara berkelanjutan,” ujar Wiza.

Sementara itu, Halim Latuconsina dari HIPMI Jaya menyampaikan bahwa kolaborasi antara dunia bisnis dan profesi teknik menjadi kunci percepatan ekonomi nasional.

“HIPMI melihat kolaborasi seperti ini sangat penting karena membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memahami penerapan teknologi industri 4.0 secara nyata, sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan kalangan profesional dan akademisi,” jelasnya.

Sebagai tuan rumah, Ferry Ardiwinata menegaskan komitmen PT Kawan Lama Solusi dalam mendorong efisiensi operasional dan inovasi berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi logistik dan pergudangan yang mendukung efisiensi pelanggan kami. Kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk berbagi pengetahuan dan memperkuat ekosistem industri Indonesia,” tutur Ferry.

Talkshow yang dipandu oleh Rika Amelia Ketua Bidang VI Investasi & Inkubator Bisnis – BKTI-PII yang merupakan Alumni TI Usakti menghadirkan para narasumber profesional:
1. Adrian Dwitomo, Direktur PT Speedmark Logistik Indonesia dengan tema “Efisiensi dan Digitalisasi dalam Layanan Logistik Global”
2. Gabriel Indardja, Product Manager Warehouse Solution – PT Kawan Lama Solusi dengan tema “Inovasi dan Teknologi dalam Optimalisasi Sistem Pergudangan”
3. Drajat Hartono, Direktur PT Trimitra Chitrahasta dengan tema “Integrasi Supply Chain dan Strategi Efisiensi Operasional di Era Industri 4.0”

Acara ini diikuti oleh mahasiswa Teknik Industri Nyak Dinda, Meili, serta mahasiswa student exchange dari UTEM Suraya Binti Saiful Bahari dan Nurul Batrisyia Husna.

Melalui forum ini, para peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoretis, tetapi juga melihat langsung penerapan teknologi dan strategi manajemen yang memperkuat efisiensi dan produktivitas industri nasional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BKTI-PII dan HIPMI Jaya menegaskan komitmen bersama untuk menjadi jembatan antara dunia profesi, bisnis, dan akademik, guna mempercepat terwujudnya ekosistem industri yang terintegrasi, inovatif, dan produktif di era Industri 4.0.

Floatin Button
Floatin Button